Minggu ke-3 pembelajaran di retail ini tak terasa ku lewati. Tugas essai dari Pak Dosen sudah selesai, lega rasanya dapat menuangkan rencana bisnis masa depan ku. segala rencana dan harapan tersusun indah tinggal selangkah lagi mewujudkannya.
Dalam modul minggu ke-3 ini membahas tentang analisis SWOT yang kalau dijabarkan satu persatu adalah : S= strenght (kekuatan)
W= weakness (kelemahan)
O = opportunity (peluang)
T = Treath ( ancaman)
Dalam berbisnis,penentuan lokasi sangat penting dan bisa dikatakan bahwa lokasi menjadi salah satu penentu keberhasilan usaha. Menurut Dosen saya, Bapak Nur Agustinus, lokasi memiliki kontribusi yang sangat penting bagi pelaku usaha toko ritel karena usahanya berhubungan langsung dengan pelanggan. Para pelanggan akan mencari tempat yang memudahkan mereka. Sebelum memulai bisnis,baiknya melakukan analisis SWOT lebih dulu. Pemilihan lokasi usaha untuk meminimalkan kelemahan.
Dalam rencana bisnis saya yakni Bakery shop, saya juga melakukan analisis SWOT untuk keberhasilan bisnis saya nanti Yang mana setiap usaha terdapat kelebihan,kekurangan,peluang serta ancaman yang terduga maupun yang tidak. Hal ini bisa diantisipasi dari awal jika kita berbisnis menggunakan jalur yang sesungguhnya.
Dalam Bakery Shop saya,analisis SWOT juga menjadi analisis saya dan dapat saya jelaskan disini.
S= Strenght
Lokasi toko saya cukup strategis karena terletak di tepi jalan raya,dekat pemukiman serta berjajar dengan gedung sekolah,koperasi,kantor pertanian,BLK,rumah sakit, dan pom bensin.
Toko menempati bagian depan rumah yang saya khususkan menjadi ruang bisnis saya. Sesuai dengan pedoman retail,yakni retail i detail maka toko saya lengkapi juga dengan desain yang indah,pencahayaan yang cukup,TV, toilet yang bersih dan lay out yang menarik. detail pada produk yang dijual,kebersihan dan kerapiannya. Selain itu ada tempat untuk parkir sepeda juga biarpun tidak luas namun cukup buat wirausahawan pemula seperti saya.
W= Weakness
Kelemahandari toko saya mungkin terletak pada bahan yang tanpa pengawet hingga mengharuskan saya untuk lebih teliti dan cermat serta sering meng QC kue saya agar tidak terjadi basi atau berubah warna dan rasa saat dijual. Saya bekerja tanpa karyawan sebaai langkah awal hanya dibantu anggota keluarga yang lain. Ini salah satu cara agar tidak kerepotan melayani pembeli saat ramai. Sistem keluarga namun tetap menggaji mereka yang tentunya lebih hemat dibandingkan mengambil karyawan lain. Tahap awal ini yang saya lakukan.
O= Opportunity
Peluang cukup bagus dan menjanjikan didaerah saya tinggal karena disana belum ada yang membuka toko kue lengkap seperti saya. Tingkat kehidupan masyarakat yang relatif stabil juga memberi peluang cukup besar pada bisnis saya nanti. kedekatan dengan kantor dan gedung lain memudahkan saya untuk melebarkan sayap usaha saya lebih besar lagi.
T= Treath
Ancaman selalu ada,pencurian salah satunya. Namun saya telah pikirkan jalan dengan mengantisipasinya yakni memasang CCTV di toko saya untuk memudahkan pengawasan. Demo dari masyarakat yang tidak suka kemungkinan besar terjadi namun bisa diatasi dengan cara sebelum mendirikan toko usaha kita minta izin dulu pada lembaga yang berwenang agar usaha kita aman dan legal secara hukum.
Luar biasa, di minngu ke-3 pembelajaran, saya makin dapat melukiskan ide dan pikiran berdasarkan bimbingan dan pembelajaran di dalamnya. Dasar-dasar dan bagaimana berbisnis yang baik dan membuat bisnis tetap eksis ditengah persaingan terpapar secara sempurna disana. Sungguh suatu pembelajaran yang sangat berharga buat kami kedepannya.
Retail is detail, peluang, analisis SWOT dan pasti masih ada lagi slanjutnya akan membuat dan membawa kami menjadi seorang Entrepreneur yang berkualitas. Thaks My God for everything...and Thanks to my Teacher Mr Nur Agustinus...Without You I'm nothing...
Semangat dan semangat mewujudkan cita....!!! We can do it, Do the best , Kayaooo !!!
No comments:
Post a Comment